Oleh: bosangjay | Maret 28, 2008

Bertemu dengan Tintin

Saya berkesempatan untuk mengunjungi Tintin di rumahnya di Brusselle, lebih tepatnya lagi (seperti Thomson dan Thompson dengan “p”) di CBBD atau Centre Belge de la Bande Desinée. Bande Desinée atau lebih sering disingkat dengan BD adalah istilah komik yang dibuat di Prancis dan Belgia. Hal ini untuk membedakan dengan kata “Comics” yang lebih sering diasosiasikan dengan komik komik buatan Amerika dan sekarang “manga” untuk cerita bergambar dari negeri Sakura. Contoh BD adalah Tintin, Asterix, Lucky Luke dan Gaston. Format dari BD adalah bukunya yang hard cover dan ukurannya yang A4 sedangkan Comics biasanya bersampul lebih tipis dan ukurannya lebih kecil. Contoh dari Comics adalah komik komik super hero (superman, spiderman, batman dan teman teman) produksi dari DC dan Marvel. Yang terakhir manga, ukurannya paling kecil (seperti buku saku), bersampul tipis dan tidak berwarna. Contohnya yang dulu saya ikuti adalah Dragon Ball dan Chinmi. Kalau ingin menambahkan lagi, Indonesia juga punya komik lho, yaitu cerita pewayangan adaptasi dari R.A Kosasih dan biasa disebut cergam atau cerita bergambar.

Roket

Roket Titin di Bulan

Lantai NOL

CBBD dibangun disebuah gedung bekas pertokoan dan gudang yang diarsiteki oleh Victor Horta. Bangunan berlantai 4 ini, bertempat di Centrum kota Brusselle. Pada lantai bawah, kita sudah disuguhi beberapa icon BD yaitu roket Titin di Bulan, mobil keluarga Bill dan Boule, patung Asterix dan Smurf. Selain itu dibagian ini, dibagi menjadi tiga ruangan : toko souvenir, café horta dan perpustakaan BD yang konon mempunyai koleksi BD langka. Dari tiga bagian itu, saya hanya sempat mengunjungi toko souvenir. Disitu dijual berbagai figurin tokoh tokoh dari petualangan Tintin, Gaston, Smurf dan dari BD BD terkenal lain. Figurin tersebut bervariasi dari yang terbuat dari karet dengan harga dibawah euro sampai yang terbuat dari kemarik yang berharga ratusan euro.

Lantai Satu

Museum BD terletak di lantai 1, 2 dan 3. Dimulai dari loket masuk di lantai 1, setelah itu dilanjutkan dengan oleh presentasi bagaimana proses pembuatan BD dari awal hingga penjualan. Secara garis besar dapat di ringkas sebagai berikut :

  • Skenaris mempersiapkan naskah dan membagi bagi cerita dalam adegan-adegan yang nantinya akan digambar kotak perkotak.
  • Penggambar yang merupakan motor dari BD, membuat gambar awal dengan menggunakan pinsil diatas kertas. Kadang kadang penggambar ini dibantu oleh dekorist yang bertugas menggambar latar belakang. Biasanya sebelum permulaan sebuah seri BD, penggambar memperkaya karakter dari tokoh toko yang ada. Misalnya bagaimana dia tersenyum, marah, tertawa, sedih dan lain sebagainya.
  • Gambar yang sudah matang, kemudian di gambar ulang dengan menggunakan tinta.
  • Untuk BD berwarna, bagian terakhir adalah pemberian warna

Lantai Dua

Di lantai ini, diceritakan sejarah perkembangan BD di Belgia. Cerita-cerita dibalik seri BD yang terkenal. Beberapa reskontruksi dari BD seperti salah satu favorit saya yaitu Gaston La Gaffe. Kemudian disalah satu pojoknya terdapat koleksi BD yang menggambarkan humor hitam. Bagi yang ingin bernostalgia lantai dua ini akan sangat menghibur.

Lantai Tiga

Tempat ini memamerkan koleksi BD modern (paling tidak yang ditulis disitu). Disini para artis artis telah lebih berani mengekspresikan seninya melalui gambar gambar di BD. Mereka berekpresi dan berkreasi sambil bercerita.

Kesimpulan

Bagi penggemar BD, CBBD adalah tempat yang sangat tepat untuk anda. Selain mendapat pengetahuan mengenai proses pembuatan BD, anda bisa telah bernostalgia dan mengetahui lebih jauh artis artis seperti Hergé, Jijié dan lain sebagainya. Dan para banci photo jangan khawatir anda bisa diphoto sepuasnya !!!!

Seperti biasa berikut adalah photo photo CBBD.

Asterix

Asterix

Atas

Tampak atas

Depan

Tampak depan

Gaston

Kantor Gaston lengkap dengan bola Bowling

Smurf

Smurf

Tintin figurine

Figurin Tintin

Tools

Peralatan menggambar dan mewarnai

Bowie Brotosumpeno


Tanggapan

  1. wuaaahhh asik banget… foto2nya kurang tuuuuhh… aku jadi pengen ke sanaaaa..
    wuaaaaaahhhh

  2. Saya pernah kesana. Nyari museumnya setengah mati…. (he-he-he). Just share foto saya di patung Lucky Luke: http://jelajahdunia.wordpress.com/2008/03/12/belgia-negeri-komik-kartun-2000/

    Kalau penggemar kartun, jangan sampai terlewat Parc Asterix di Paris: http://jelajahdunia.wordpress.com/1997/05/31/parc-asterix-di-paris-1997/
    Tentunya sudah kesana, ya?

    I love Paris.
    Salam.

  3. bow, souvenir nya lebih murah dari di paris gak?
    macem di perempatan sorbonne atau di deket comedie de paris?
    gua pengen punya patung lucky luke tapi gak mahal euy, tau gak tempat yang murahan dikit ?

  4. Enak aja emang gua jualan tukang souvenir ? :p


Beri tanggapan

Your response:

Kategori