Sewaktu membaca kalau Luna Maya terpilih sebagai juara dari kandidat-kandidat pembawa obor di Olimpiade Beijing pada tahun 2008 ini, aku cuma geleng-geleng. Untuk sebuah even olah raga terbesar di dunia yaitu Olimpiade, ternyata bangsa kita masih lebih memilih seorang artis dari pada seorang atlit. Wah, tapi mungkin nggak salah juga ya, karena memang sekarang artis lagi naik daun. Setelah Rano Karno jadi wakil bupati tanggerang, artis juga berhak dong ikutan acara olah raga.
Lebih ajaib lagi adalah proses pemilihannya, biar dibilang demokratis maka sistemnya pun program pemilihan online “Pengalaman Sekali Seumur Hidup” yang digelar PT Samsung Electronic Indonesia (PT SEIN). Disini kelihatan sekali kuatnya peran sponsor. Denger denger bahkan direkturnya pun ikutan bawa obor. Karena penasaran aku coba deh http://www.samsung.com/id/olympic (tapi sayang halamannya sudah nggak ada). Tapi bisa ditebak, dengan menggunakan domain samsung.com yang kayak begini sebetulnya adalah iklan gratisan.
Dua hal yang coba saya tarik sebagai kesimpulan, atlit atlit Indonesia nggak ada yang populer, orang juga jadi nggak tahu harus memilih yang mana. Mungkin karena prestasi yang jeblok, orang memilih melihat artis berolah raga dari pada atlit berolahraga. Yang enggak mengenakan, yaitu posisi Indonesia sendiri yang terlihat sangat tergantung dari mau sponsor.
Terakhir karena nggak pernah nemu tulisan yang mempertanyakan hal ini, apa cuma aku aja yang berpikiran seperti ini ?
Bowie Brotosumpeno
ah, bowie, ya lebih bagus luna maya dong yang bawa dibanding elias pical.
Cakep, manja dan mampesona, hihihi
Oleh: Refzul on April 15, 2008
at 4:28 pm
ah uun, kalau gua sponsor pasti gua berpikir seperti loe ….
hu huhu
Oleh: bosangjay on April 16, 2008
at 7:45 pm