Ola artinya halo, halo barcelona, begitulah kata pertama saya pada saat mendarat di Barcelona. Kota Barcelona yang terletak di sebelah barat spanyol sempat saya kunjungi pada akhir tahun 2007 kemarin. Kota yang hangat baik karena cuacanya maupun oleh sambutan orang-orangnya. Berikut kunjungan saya dan istri selama tiga hari.
Ola Barcelona
Turun di bandara udara Barcelona untuk mencapai pusat kota, kita naik kereta yang tersedia setiap setengah jam sekali antara Bandara dan Barcelona. Kereta ini akan berhenti di jantung kota Barcelona, tepatnya stasiun kereta Sants Estacio. Dari sini kita bisa kemana saja karena ditempat ini terdapat persimpangan dari beberapa jalur metro kota. Yang pertama dilakukan adalah membeli tiket metro. Harga tiket metro berbeda-beda menurut jumlah yang dibeli. Untuk satuannya adalah 1,30 € tapi untuk menghemat kita membeli tiket T10 yang bisa digunakan 10 kali dan berharga 7,20 € (hemat 5,80 € untuk 10 perjalanan). Dan bagusnya tiket ini bisa digunakan oleh lebih dari satu orang (dalam hal ini kita berdua). Dengan membeli peta dan T10 kami siap untuk jalan-jalan !
Sagrada Familia
Sagrada Familia adalah sebuah gereja yang arsitektur dibuat oleh Gaudi adalah tujuan pertama kami. Sedikit cerita mengenai Gaudi, beliau adalah ikon Barcelona. Keunikan dari beliau adalah karya-karyanya yang selalu mengambil inspirasi dari alam. Kembali ke Sagrada Familia, gereja keluarga Sagrada ini adalah proyek yang tidak pernah selesai. Dari jauh saja sudah terlihat alat alat bangunan yang terpasang disana sini. Kabarnya hal ini dikarenakan biaya pembangunanya, hanya didapat dari donasi saja.
Dari jauh saja sudah terlihat alat alat bangunan yang terpasang disana sini.
Di bagian bawah Gereja terdapat museum kecil yang menceritakan sejerah bagaimana gereja ini dibuat dan juga sejarah arsiteknya yaitu Gaudi. Kemudian di bagian dalam adalah ruang utama gereja, disini suasana proyek semakin kental. Foto berikut menampilkan sisi dalam gereja.
Bagian dalam Sagrada Famila (Langit-langit nya tampak seperti bunga-bunga)
Setelah itu kamipun memutuskan untuk melihat suasana atas (terutama atas desakan istri saya, karena ngantrinya panjaaaaang). Dari atas kita bisa melihat pucuk-pucuk Sagrada Familia yang berbentuk seperti sayuran dan buah-buahan. Berikut foto Sagrada Familia di atas.
Pemandangan atas Sagrada Familia
Park Güell
Terpesona oleh Antoni Gaudi dengan ide-idenya yang memadukan alam dalam karnyanya. Kami memutuskan untuk mengunjungi Park Güell, sebuah taman yang dirancang oleh Gaudi atas permintaan bosnya Eusebi Güell. Taman ini merupakan salah satu warisan budaya yang diakui oleh UNESCO. Kesan pertama kami adalah jauh !!!!!! Jauh disini karena letaknya yang jauh dari stasiun metro sehingga untuk kesana kita harus berjalan cukup lama.
Tips kalau cari tempat wisata, ikuti saja arah orang banyak (80% dijamin berhasil, tapi hati hati untuk 20%nya :p ).
Di Park Guell kembali karya-karya Gaudi kami temui. Berikut adalah sudut terkenal dari taman ini. Saya menyebutnya tembok ombak. Karena didalamnya kita akan merasa berada ditengah deruan ombak.
Ombak Gaudi
Tamannya sendiri cukup luas, kami berkeliling-liling melihat pemandangan dan karya-karya Gaudi yang lain. Berikut adalah kadal Gaudi yang terkenal.
Kadal Gaudi
Selain Park Guell dan Sagrada Familia, masih banyak karya-karya Gaudi yang lain. Sayang seribu sayang kami tidak sempat menengok semuanya. Salah satu karya Gaudi adalah rumahnya sendiri. Berikut adalah bagaimana bentuk jendela dari rumah Gaudi.
Rumah Gaudi
La Rambla
La rambla adalah nama jalan yang terletak di pusat kota Barcelona. Ibaratnya Yogyakarta, La Rambla ini adalah jalan Malioboronya. Ditempat inilah orang-orang berkumpul, untuk menikmati restauran, melihat seniman seniman, berbelanja hewan peliharaan dan untuk beberapa orang, berjudi. Lain dari jalan jalan lainnya, ditengah jalan ini terdapat ruang yang luas untuk pejalan kaki dan tempat-tempat usaha.
Ciri khas pertama dari jalan ini adalah seniman patungnya. Disini terdapat banyak orang-orang yang rela berdiam diri selama seharian berpakaian aneh aneh untuk mendapatkan uang. Yang menarik adalah apabila kita memberikan uang, maka patungnya pun akan “bergerak” dan seringkali bertingkah yang lucu-lucu. Berikut adalah istri saya bersama seorang seniman patung.
Ciri khas kedua adalah restauran, ditempat ini dikanan kirinya bermacam restauran dapat kita temui. Kebanyakan menyediakan makanan khas spanyol yaitu Paela semacam nasi kuning dicampur dengan berbagai macam makanan laut. Berikut adalah paela yang kami cicipi.
Paela
Disamping itu, tempat ini dipenuhi oleh toko-toko souvenir, hewan peliharaan (hewan yang kecil-kecil) dan ikan hias. Dan dibeberapa tempat digelar judi. Tiga kartu (atau mangkok .. euh lupa) diputar untuk menutupi sebuah benda kecil. Setelah selesai, siapa yang saja boleh menebak sambil menaruhkan uangnya dengan cara menginjak kartu tersebut (buru-buruan nginjak !!). Apabila tebakannya benar uangnya akan kembalikan dua kali lipat, bila tidak uang pun melayang.
Churros
Ah begitu banyak tempat, bangunan dan kegiatan yang bisa dilakukan di Barcelona. Namun tentu saja tidak dapat saya muat (karena bakal terlalu besar
). Untuk itu sebagai penutup saya tidak akan bercerita mengenai tempat wisata namun mengenai sarapan khas orang spanyol yaitu Churros. Churros bentuknya seperti Cakwe, namun rasanya manis serta ditaburi gula. Untuk memakannya harus dicelupkan terdahulu kedalam coklat kental. Yang pasti Churros enaaaak !!!!!
Sekali lagi Ola Barcelona.
Bowie Brotosumpeno











wah, ternyata banyak tempat ya sudah kau kunjungi boss, btw skrg sama istri tinggal di perancis ya? bekerja di perusahaan apa ni bo?
sudah ada momongan kah?:)
salam dari gw di taiwan buat elo dan istri,salam juga buat jefry christiandy dan istrinya kalo ketemu ya..
xie-xie
Oleh: joniws on Oktober 2, 2008
at 5:49 am
wah.. pasti menyenangkan ya…
kira2 berapa ya total biaya perjalanan kemarin?
Oleh: ida on Mei 8, 2010
at 12:44 pm